Cricova adalah “kota wine bawah tanah” di Moldova, terbentuk dari bekas tambang batu kapur dengan terowongan sepanjang kurang lebih 120 kilometer. Berdiri sejak 1952, Cricova menyimpan Koleksi Wine Nasional Moldova dan dikenal luas berkat sparkling wine yang dibuat dengan metode tradisional.
Sejarah Cricova sejak 1952
Kisah Cricova bermula dari galian batu kapur yang selama bertahun-tahun memasok bahan bangunan untuk kota-kota di sekitarnya. Ketika penggalian menyisakan jaringan terowongan yang sangat luas, para ahli wine Moldova melihat peluang: ruang bawah tanah ini memiliki suhu dan kelembapan yang stabil, dua syarat terpenting bagi penyimpanan dan pematangan wine.
Pada 1952, Cricova resmi dikembangkan sebagai kompleks penyimpanan wine. Sejak saat itu, galeri-galeri bawah tanahnya terus diperluas dan ditata hingga menyerupai kota kecil, lengkap dengan jalan-jalan utama dan ruang-ruang penyimpanan yang tertata rapi. Cricova kemudian tumbuh menjadi salah satu produsen dan ikon wine paling terkenal dari Moldova.
Selama beberapa dekade, galeri-galeri Cricova ditata menyerupai kota sungguhan. Lorong-lorong utamanya lebar dan lurus, dengan persimpangan serta ruang-ruang khusus untuk berbagai keperluan: area pematangan, ruang penyimpanan koleksi, hingga ruang cicip untuk menerima tamu. Penataan inilah yang membuat pengunjung merasa tidak sedang berada di gudang biasa, melainkan di sebuah kota kecil yang tersembunyi di bawah permukaan tanah.
Kota Bawah Tanah dari Batu Kapur
Julukan “kota wine bawah tanah” bukan sekadar kiasan. Terowongan Cricova membentang kurang lebih 120 kilometer di bawah permukaan tanah, menampung deretan rak botol, tong-tong pematangan, hingga lini produksi sparkling wine. Fakta singkat tentang kompleks ini antara lain:
- Sekitar 120 km — panjang jaringan terowongan dari bekas tambang batu kapur.
- 1952 — tahun Cricova berdiri sebagai kompleks wine.
- Koleksi Wine Nasional — simpanan wine terbaik Moldova ditempatkan di sini.
- Metode tradisional — teknik pembuatan sparkling wine andalan Cricova.
Sama seperti gudang bawah tanah besar lainnya di Moldova, kondisi alami di dalam terowongan membantu wine matang secara perlahan dan stabil, jauh dari fluktuasi suhu dan cahaya di permukaan.
Baca juga
- Musim Panen Anggur di Moldova: Tradisi September–Oktober
- Hari Wine Nasional Moldova: Perayaan Wine Terbesar di Chișinău
Rumah bagi Koleksi Wine Nasional
Salah satu kehormatan terbesar Cricova adalah menjadi rumah bagi Koleksi Wine Nasional Moldova. Koleksi ini menghimpun wine-wine terbaik yang pernah dihasilkan negara tersebut, termasuk botol-botol dari tahun-tahun panen istimewa dan edisi langka yang disimpan sebagai warisan nasional. Keberadaan koleksi resmi ini menegaskan posisi Cricova bukan hanya sebagai produsen komersial, melainkan juga penjaga sejarah wine Moldova.
Di tangannya, koleksi tersebut dirawat dalam kondisi penyimpanan bawah tanah yang ideal, sehingga wine-wine pilihan dapat bertahan dan berkembang karakternya selama puluhan tahun.
Sparkling Wine Metode Tradisional
Di antara semua produknya, Cricova paling identik dengan sparkling wine yang dibuat menggunakan metode tradisional — metode yang sama dengan yang dipakai untuk sampanye di Prancis, di mana fermentasi kedua berlangsung di dalam botol. Proses ini lebih lama dan lebih padat karya dibandingkan metode tangki, tetapi menghasilkan gelembung yang lebih halus dan aroma yang lebih kompleks.
Dalam metode tradisional, wine dasar yang telah difermentasi dibotolkan bersama campuran ragi dan gula, lalu botol ditutup dan disimpan dalam posisi miring. Fermentasi kedua di dalam botol menghasilkan karbon dioksida yang terlarut sebagai gelembung halus, sementara sisa ragi atau lees yang tertinggal memberi sentuhan aroma roti panggang dan krim pada wine selama masa pematangan. Botol kemudian digerakkan secara bertahap agar endapan terkumpul di leher botol dan dikeluarkan sebelum penutupan akhir. Seluruh proses ini memakan waktu berbulan-bulan hingga bertahun-tahun.
Terowongan batu kapur Cricova menyediakan ruang yang luas dan bersuhu stabil untuk menyimpan botol-botol sparkling selama masa pematangan di atas ampas ragi (lees). Kombinasi antara bahan baku anggur lokal dan internasional, metode tradisional, serta ruang pematangan bawah tanah inilah yang membuat sparkling wine Cricova dikenal hingga ke luar Moldova.
Kesimpulan
Cricova adalah kota wine bawah tanah dengan terowongan sekitar 120 kilometer yang terbentuk dari bekas tambang batu kapur. Berdiri sejak 1952, Cricova menyimpan Koleksi Wine Nasional Moldova dan membangun reputasinya lewat sparkling wine metode tradisional — menjadikannya destinasi wajib bagi siapa pun yang ingin memahami wine Moldova.
FAQ
Berapa panjang terowongan Cricova?
Jaringan terowongan Cricova membentang kurang lebih 120 kilometer di bawah tanah, terbentuk dari bekas penggalian batu kapur.
Apa itu Koleksi Wine Nasional di Cricova?
Koleksi Wine Nasional adalah simpanan resmi wine-wine terbaik Moldova yang disimpan di Cricova, mencakup botol-botol pilihan dari berbagai tahun panen sebagai warisan wine nasional.
Mengapa sparkling wine Cricova terkenal?
Cricova membuat sparkling wine dengan metode tradisional, yaitu fermentasi kedua di dalam botol, lalu mematangkannya di terowongan bawah tanah yang bersuhu stabil — menghasilkan gelembung halus dan karakter aroma yang kompleks.





1 Komentar